Apa yang anda bayangkan jika anda di dapur? Hemmm....makanan tentunya. Perlu diperhatikan bahwa dapur bukan sekedar untuk memasak, namun dapur bisa memberi lebih dari pada itu. Suasana dapur yang bersih dan rapi akan memberi motivasi kita dalam menyajikan makanan buat keluarga tercinta.Ventilasi udara yang baik ato dengan adanya cooker hood ato penghisap asap/uap (udah banyak di pasarkan) memudahkan kita dalam penataan dapur. Pergantian udara harus maksimal agar tidak menimbulkan bau yang tidak sedap dan mempengaruhi penyajian makanan. Usahakan selalu membersihkan sisa masakan setelah selesai memasak ato menyantapnya karena akan menimbulkan bau yang tidak sedap, bakteri dan kecoak. Huuuuuu...ngeriiiiii..
Terkait dengan ventilasi sebagai tempat pergantian udara, ventilasi juga behubungan dengan pencahayaan. Cahaya matahari yang masuk ke dapur akan bisa menyerap kelembapan udara dan bakteri yang biasa menempel pada sisa-sisa pengolahan makanan.
Furniture yang digunakan usahakan mudah dibersihkan, tidak mengandung zat yang berbahaya, tidak mudah di tumbuhi bakteri, tidak mudah terbakar, tahan lama dan memiliki nilai seni yang indah dan hindari material yang rentan dari percikan minyak dan air dan licin. Misalnya meja kerja (countertops) dan dinding dapur (backslash) berasal dari dari keramik, batu granit, batu alam, steinless steel dan mozaik.
Pengguna dapur harus selalu waspada dari penempatan saklar listrik, gas, kompor, oven, kulkas dan peralatan laen yang berhubungan dengan listrik dan air. Hal ini sangat rentan terhadap musibah konslet listrik ato tabung gas yang meledak. Usahakan jauh dari anak-anak.

